Boltim

Anggaran tak Sesuai, Bawaslu Pastikan Pilkada Boltim Tidak Diawasi

×

Anggaran tak Sesuai, Bawaslu Pastikan Pilkada Boltim Tidak Diawasi

Sebarkan artikel ini

SATUBMR,BOLTIM-Tahapan Pemilihan Umum serentak Kepala Dearah Gubernur, Bupati, dan Walikota mulai bergulir, namun sejumlah daerah belum menemui titik temu pembahasan anggaran. Salah satunya di Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, yang hingga hari ini belum ada kesepakatan antara Penyelenggara pemilu dan pemerintah Terkait Anggaran Hibah daerah. Sehingganya, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), memastikan jika tahapan pilkada bakal tak diawasi.

Hal ini disampaikan Anggota Bawaslu Boltim Susanto Mamonto Kordinator Divisi Pengawasan Humas dan Hubal kepada median ini Rabu 8 Oktober 2019 usai pembahasan anggaran di Kantor DPR Boltim. Dikatakannya, pemerintah dan Penyelenggara dalam hal ini Bawaslu, belum ada titik temu terkait pembahasan anggaran pemilihan kepala daerah. “Sampai hari ini anggaran untuk Pilkada belum jelas, sebab hasil pembahasan dengan tim TAPD dan DPR belum menemui kesepakatan,” kata mantan wartawan ini.


Lanjutnya, salah satu penyebab tidak berjalanya pilkada sesuai dengan jadwal atau tahapan, berada pada konteks alokasi anggaran yang tidak memadai sesuai perencanaan. “Ada banyak tahapan pilkada yang harus kami awasi, ada banyak anggaran yang dibutuhkan untuk jajaran pengawas kecamatan, Pengawas Desa, dan Pengawas TPS, ketika anggaran di pasung, maka ototmatis proses pengawasan juga tidak maksimal,” Ujar Santo sapaan akrabnya.

Santo menambahkan, Pihaknya beberapa kali telah melakukan audiens dengan pemerintah dan DPR, namun hasilnya tidak sesuai harapan dan perencanaan. “Pilkada di Boltim belum siap, sebab minimnya dukungan pemerintah terhadap penyelenggara. Pada hari Selasa 8 Oktober, Bawaslu bersama DPR dan tim TAPD kembali membahas anggaran, namun lagi lagi yang diusulkan oleh kami, tidak di indahkan,” tukasnya.

Diketahui anggaran yang di usulkan Oleh Bawaslu boltim kepada pemerintah daerah yakni 16 M namun yang diberikan oleh TAPD hanya 4,4 M dan disepakati DPRD Boltim 5,4 M.

Viki Bulow