Ini Kata – Kata Terakhir Bocah Korban Pembunuhan di Boltim

BOLTIM, SATUBMR.COM – AM alias Aning terduga pelaku pembunuhan seorang bocah perempuan berinisial ZM sembilan tahun di Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Kamis (18/1/2024). Mengakui bahwa, korban ZM sempat berteriak memanggil Bundanya sebelum pelaku mengeksekusinya.

Hal ini tercermin dari pernyataan Aning pada saat pelaksanaan press release pengungkapan kasus pembunuhan, Jumat (19/01/2024), di Mapolres Boltim. “ Kata kata terakhir yang disampaikan korban sebelum dieksekusi memanggil Bundanya,” kata Aning didepan awak media dan aparat kepolisian.

Aning juga mengakui, jika saat ini dirinya sedang dirundung penyesalan,rasa bersalah hingga ketakutan setelah melakukan perbuatan sadisnya itu. “Saya sudah khilaf saat melakukan perbuatan itu,,” ujar Aning.

Kapolres Boltim, AKBP Sugeng Setyo Budhi SIK Mtr. Opslag, bersama timnya, mengungkapkan,  kejadian peristiwa sadis ini, pada Kamis (18/01/2024) sekitar pukul 12.00 siang. Korban yang sebelumnya dilaporkan hilang, ditemukan sudah tidak bernyawa di selokan belakang perkampungan Desa Tutuyan III pada malam hari sekitar pukul 19.00-20.00.

Tak butuh waktu lama, pihak Reskrim menangkap terdiri pelaku dalam waktu kurang lebih 6 jam pada hari yang sama setelah melakukan penyelidikan intensif.

Motif pembunuhan ini diduga karena faktor ekonomi. Pelaku AM mengakui bahwa dia telah menjual perhiasan emas milik korban di salah satu toko perhiasan di Desa Tutuyan II. Hasil penjualan tersebut digunakan untuk membeli barang-barang seperti cincin, HP, popok, susu, voucher, dan kartu perdana.

Pelaku saat ini telah ditahan di Rutan Polres Boltim dan dijerat dengan pasal 340 KUHP subsider 365 ayat (3) ayat (4) KUHP lebih subsider pasal 338 KUHP.

Terduga pelaku AM menghadapi ancaman hukuman mati atau paling ringan 12 tahun penjara.

Polres Boltim sangat mengapresiasi kerja keras tim penyidik dalam menangani kasus ini dengan cepat dan efisien. (Tim redaksi)

Related Articles

Close