Satu Korban Tambang Bakan Meninggal, Keluarga Histeris

SATUBMR,KOTAMOBAGU – Beberapa korban longsor di Pertambangan Emas Tanpa Ijin di Desa Bakan, mulai dievakuasi di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kotamobagu. Dari empat korban, salah satu meninggal dunia.

Korban meninggal bernama Ipin, warga Kelurahan Genggulang, Kecamatan Kotamobagu Barat. Korban tiba di RSUD Pobundayan, Rabu (27/2/2019) sekitar pukul 01.00 WITA, diangkut menggunakan truk Basarnas.

Tangis keluarga pecah saat mengetahui korban sudah meninggal dunia. Menurut keterangan dari kerabat korban, sekitar lima orang warga Genggulang sejak Senin naik ke lokasi PETI Bakan.

Baca Juga:   RSUD Kotamobagu Dituding Pekerjakan Perawat tak Bisa Pasang Oksigen,Yusrin: Itu Mahasiswa PKL, Bukan Perawat

“Dua orang warga Genggulang sudah di dalam dan sedang dalam perawatan. Mereka masing-masing Pian Potabuga dan Topan Potabuga. Keduanya mengalami luka di sekujur tubuh,” ujar kerabat korban.

Sebelumnya, salah satu korban asal Desa Mopusi, Kecamatan Lolayan juga tiba di RSUD Pobundayan sekira pukul 12.30 WITA. Korban mengalami luka serius di bagian kaki.

Baca Juga:   Hari ke Tujuh, 11 Jenazah Berhasil Dievakuasi

Hingga saat ini total empat korban berada di RSUD Kotamobagu. Sementara itu, hingga saat ini, puluhan penambang masih terjebak di lokasi longsor. Meski demikian, belum diketahui pasti jumlah penambang yang tertimbun.

Reporter: Jhay Yambat

Related Articles

Close