BoltimHukrim

IPTU Irfandi Mokodongan Silaturahmi Dengan Umat Kristiani

×

IPTU Irfandi Mokodongan Silaturahmi Dengan Umat Kristiani

Sebarkan artikel ini

SATUBMR.BOLTIM– Kapolsek Modayag IPTU Irfandi Mokodongan SE dan jajaran kunjungi Umat Kristiani di Gereja Alkitab Anugerah Agape Desa Modayag III Kecamatan Modayag. Saptu (02/09/2023).

Bukan tanpa alasan, Kunjungan tersebut merupakan silaturahmi antara Kepolisian dan masyarakat yang rutin dilaksanakan setiap minggunya. Kunjungan tersebut diterima langsung Pendera Harmoyo,Sth dan Ibu Marianti.

Dalam kesempatan silahturahmi tersebut, Kapolsek Modayag menyampaikan mulai dari program kerja Polsek Modayag dalam menjaga sitkamtibmas di wilayah hukum Polsek Modayag.

Selain itu, Kapolsek juga Menyampaikan terima kasih kepada pendeta dan para jemaat gereja Alkitab Anugerah Agape Modayag yang tetap menjaga kerukunan, toleransi serta kamtibmas.

IPTU Irfandi Mokodongan SE berharap dan menghimbau pihak gereja dapat melaporkan atau memberikan informasi ke pihak Polsek melalui call center Polsek Modayag apabila ada permasalahan atau gangguan kamtibmas.

Ditempat yang sama, pendeta Harmoyo,Sth mengucapkan terimakasih kepada Kapolsek dan jajaran atas kunjungan tersebut. Suasana silaturahmi yang berjalan baik ini, Pendeta Harmoyo menceritakan sejarah berdirinya Gereja Alkitab Anugerah Agape di desa  Modayag III Kecamatan Modayag dan sudah melayani jemaat -+ 7 ( tujuh ) tahun serta melaporkan jumlah jemaat yang tersebar di wilayah Kecamatan Modayag.

Selain itu, Pendeta juga Melaporkan situasi dan kondisi jalannya ibadah maupun aktifitas gereja yang sampai saat ini berjalan dengan lancar, aman dan kondusif tanpa ada gangguan apapun.

“Jika diijinkan, pihak gereja akan membuat Plang didepan gereja sebagai pemberitahuan kepada pengguna jalan saat ibadah,” Ucap Pendeta.

Menanggapi apa yang disampaikan Oleh Pendeta tersebut, Kapolsek mengatakan Bahwa, rencana pihak gereja akan membuat plang yang dipasang pada saat jam ibadah di depan gereja, pihak Polsek Modayag sangat mendukung karena hal tersebut sebagai tanda peringatan kepada pengendara R4 maupun R2 yang melintasi didepan gereja pada saat jam ibadah agar mengurangi kecepatan dan tidak membunyikan musik.

“Kami sangat mendukung dengan rencana pembuatan plang peringatan tersebut, namun ukurannya harus disesuaikan dan diletakkan di bahu jalan yang mudah dilihat oleh pengguna jalan,” Kata Kapolsek.

Selain itu, Terkait dengan penggunaan knalpot racing, Polres Boltim dan polsek jajaran telah melakukan langkah langkah Kepolisian baik operasi Kepolisian , KRYD dan himbauan himbauan serta edukasi di berbagai kesempatan namun kurangnya kesadaran masyarakat sehingga masih terdapat beberapa oknum yang menggunakan knalpot racing / brong.

“Polsek Modayag juga telah melakukan koordinasi dengan pemerintah desa di wilayah Polsek Modayag untuk peran aktif terus memberikan himbauan dan edukasi kepada warga sehingga tidak menggunakan knalpot racing yang tidak sesuai dengan peruntukannya,” Tambah Mokodongan.

“Kiranya Bapak Pendeta agar terus memberikan himbauan kamtibmas kepada jemaatnya serta mengajak para jemaat untuk ikut berpartisipasi dan mensukseskan pemilu 2024,” Tutup Kapolsek.