SATUBMR, MANADO – Tim Resmob Ditreskrimum Polda Sulut kembali menangkap satu tersangka pencurian di toko emas Subur milik Halid Musa, yang berlokasi di Amongena II Jaga II, Langowan Timur, Minahasa.
Tersangka ini seorang perempuan berinisial GY alias Amay, oknum warga Taas, Tikala Manado. Ia ditangkap di Terminal Dungingi, Gorontalo, Kamis (11/07/2019), sekitar pukul 08.15 WITA.
Wakatim Resmob, AKP Sugeng Wahyudi Santoso mengatakan, dalam kasus tersebut peran GY adalah mencari mobil sewaan yang digunakan untuk beraksi. “GY juga berperan menjual emas hasil curian,” ujarnya, Kamis siang.
- Jusran Deby Mokolanot Dukung Penertiban Knalpot Brong di Kotamobagu
- Jangan Klik Sembarangan, Diskominfo Kotamobagu Peringatkan Ancaman Malware
- Kominfo Kotamobagu Tegaskan Pengelolaan Informasi Publik yang Terbuka dan Responsif terhadap Kritik
- Rakor Pemerintahan Jadi Titik Awal Penguatan Implementasi Kebijakan Daerah
- Kabar Baik Warga Pontodon–Bilalang, Perbaikan Jalan Berlanjut Tahun 2026
Atas perannya tersebut, GY mendapat upah sebesar Rp 30 juta, emas dan hand phone. “Kami berhasil menyita sejumlah barang bukti dari GY, berupa tiga hand phone, yakni merek Iphone 6, Xiaomi dan Vivo, serta cincin dan anting,” jelas Wakatim.
Tersangka, lanjutnya, kemudian diserahkan ke Polres Minahasa. “Sesuai dengan Laporan Polisi Nomor: LP/41/V/2019/Sulut/Resmin/Polsek Rural Langowan, tanggal 28 Mei 2019,” pungkas Wakatim.
Berdasarkan keterangan dalam laporan tersebut, korban kehilangan emas seberat 15 kg dan uang tunai Rp 200 juta, dengan total kerugian mencapai Rp 7,7 miliar. Para tersangka beraksi pada akhir Mei lalu.
Diketahui, sehari sebelumnya, Rabu (10/11), tim telah menangkap seorang tersangka pria berinisial CAT alias Laka (28), di Pakowa, Wanea, Manado. Dalam kasus tersebut, CAT berperan membawa kendaraan dan juga menjual emas hasil curian.
Tim











