Program PKT Berdampak Baik Untuk Warga

SATUBMR, LOLAYAN– Manfaat dana desa sangat dirasakan oleh masyarakat desa. Apalagi dengan adanya Program Padat Karya Tunai (PKT).

“Warga yang terlibat dalam Padat Karya Tunai(PKT) diberi upah lebih dari harian biasanya,” ungkap Sumitro Tungkagi, Kepala Desa Abak, Kecamatan Lolayan, Kabupaten Bolaang Mongondow.

Lebih lanjut Sangadi mengatakan, sejumlah proyek dalam pelaksanaan dan telah dilakukan secara swakelola atau padat karya tunai dengan memberikan upah bagi masyarakat desa yang bekerja sebesar 30 persen dari nilai proyek pembangunannya.

Baca Juga:   Dandes Abak Tidak Sesuai Juknis, Sasaran Juga Tak Jelas

“Dana desa ini,sesuai Intruksi dari Menteri desa, wajib dilakukan secara swakelola atau padat karya tunai oleh masyarakat desa setempat agar manfaat dari program dana desa dapat langsung dirasakan masyarakat dan Pengerjaannya tidak boleh melibatkan kontraktor,” kata Sangadi.

Baca Juga:   Humas PT BDL: KUD Lancar Rejeki Tidak Punya Hak Lagi

Sementara itu Fadly Hatam salah satu warga mengatakan. dengan sistem padat karya tunai ini turut membuka lapangan pekerjaan dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi yang ada di desa. “Dengan terbukanya lapangan pekerjaan di desa, pendapatan untuk kebutuhan rumah tangga lebih dari biasanya,” pungkas Ily sapaan akrabnya.


 

Jhay Yambat

Related Articles

Close