Warga Bolmut Jadi TKI di Hongkong dan Taiwan

SATUBMR,BOLMUT –  Untuk mencari nafkah, di manapun tempat dituju asalkan halal dan memuaskan. Hal tersebut dilakoni enam warga asal Bolaang Mongondow Utara (Bolmut). Mereka rela meniggalkan daerah tercinta menjadi Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di luar negeri.

Berdasarkan data dari Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Bolmut, warga yang menjadi TKI berasal dari Desa Binjeita, Desa Bohabak dan Desa Nunuka Kecamatan Bolangitang Timur.

“Keseluruhan TKI di sana ada enam orang, rinciannya sepeprti di atas,” tukas Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi, Drs.Abdul Karim Lalisu, Selasa 2 Juli 2019.

Baca Juga:   Wabup Bolmut Hadiri Sertijab Kepala Kantor BI Sulut

Rata-rata mereka yang berangkat memiliki profesi yang berbeda dan tujuan Negara, juga berbeda. “Pekerjaan mereka ada yang menjadi Baby siter dan sebagai penjaga Panti Jompo atau mengurusi orang-orang tua,” ujar Abdul Karim.

Kadis berharap, pekerja TKI asal Bolmut dapat bekerja sesuai degan awal perjanjian oleh pihak ke tiga yang mengurusinya.

Baca Juga:   LSM dan Jurnalis Pertanyakan Kinerja Bawaslu Bolmut

“Saya berharap pekerja TKI tersebut dapat bekerja sesuai apa yang menjadi tujuan komitmen pada lamaran awal oleh pihak ketiga yang mencari TKI,”harapnya.

Kadis mengimbau, bagi warga Bolmut yang ingin mencari kerja, gar tidak mengutamakan pekerjaan di luar negeri jika di dalam negeri masih ada lowongan.

“Jika didalam negeri masi ada pekerjaan kenapa harus pergi ke luar negeri,”tutupnya. Negara-negara tersebut memang menjadi tujuan para TKI, Gaji besar membuat banyak orang Indonesia rela meninggalkan negaranya sendiri.

Basir Ilyas

Close