SATUBMR,SULUT – Pasca gempabumi 7.0 Skala Richter dengan episentrum Laut Maluku, warga diimbau waspada dengan gempa susulan. Menurut BMKG, hingga Senin 8 Juli 2019 pukul 08.54 WITA, gempa susulan masih terus terjadi.
Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG Pusat, Rahmat Triyono, S.T., Dipl. Seis, M.Sc. mengatakan, peringatan tsunami telah dinyatakan berakhir dan warga dapat kembali ke tempat masing-masing.
- Sahaya Mokoginta: Toko Penjual Miras Membangkang Siap-Siap Dicabut Izinnya
- Polres Kotamobagu Gelar Rakor Lintas Sektoral Persiapan Pengamanan Nataru 2025–2026
- 66 Pengurus Koperasi Merah Putih Ikuti Pelatihan Peningkatan Kapasitas di Kotamobagu
- Sekda Ajak Seluruh OPD Berinovasi dalam Lomba IGA Kotamobagu 2025
- Pemkot dan Forkopimda Matangkan Strategi Pengendalian Harga dan Keamanan Nataru
Meski demikian, warga diimbau untuk tetap waspada terhadap gempa susulan (aftershock). “Tetap tenang dan tidak terpengaruh dengan isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenaranya,” tukas Triyono.
Diketahui, pasca gempabumi, berdasarkan laporan, warga Boltim yang berada di pinggiran pantai sempat mengungsi. Warga memilih kantor bupati setempat karena berada di ketinggian.
Setelah BMKG mengumumkan peringatan tsunami berakhir, warga kemudian kembali ke rumahnya masing-masing.
Tim











