SATUBMR,SULUT – Pasca gempabumi 7.0 Skala Richter dengan episentrum Laut Maluku, warga diimbau waspada dengan gempa susulan. Menurut BMKG, hingga Senin 8 Juli 2019 pukul 08.54 WITA, gempa susulan masih terus terjadi.
Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG Pusat, Rahmat Triyono, S.T., Dipl. Seis, M.Sc. mengatakan, peringatan tsunami telah dinyatakan berakhir dan warga dapat kembali ke tempat masing-masing.
- Jelang Idul Fitri 2026, Polsek Pinogaluman Perketat Pengamanan Perbatasan Sulut-Gorontalo
- Wawali Rendy Mangkat Resmi Tutup Kotamobagu Ramadhan Festival 2026
- Kapolres Boltara Tinjau Pos Operasi Ketupat Samrat Jelang Idul Fitri 1447 H
- Pedagang Pasar Senggol Kotamobagu Minta Satpol PP Tertibkan Lapak Bayangan
- Pemkot Kotamobagu Tertibkan Pasar Senggol Bayangan, Satpol PP Siap Sita Lapak Pedagang
Meski demikian, warga diimbau untuk tetap waspada terhadap gempa susulan (aftershock). “Tetap tenang dan tidak terpengaruh dengan isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenaranya,” tukas Triyono.
Diketahui, pasca gempabumi, berdasarkan laporan, warga Boltim yang berada di pinggiran pantai sempat mengungsi. Warga memilih kantor bupati setempat karena berada di ketinggian.
Setelah BMKG mengumumkan peringatan tsunami berakhir, warga kemudian kembali ke rumahnya masing-masing.
Tim












