Tarkam Dumoga vs Tambun, Puluhan Orang Kena Peluru Senapan Angin

SATUBMR,DUMOGA – Kisruh dua desa bertetangga, Tambun dan Dumoga, Kecamatan Dumoga Timur, Bolaang Mongondow mulai memakan korban. Korban rata-rata terkena peluru senapan angin.

Data dirangkum satubmr.com, Senin (11/11/2019), enam belas orang warga Tambun mendapat perawatan di Puskesmas Imandi, sedangkan 8 orang warga Dumoga, juga mendapat perawatan di Klinik Clarisa Dumoga Satu.

Baca Juga:   Aleg Bolmong Febrianto Tangahu Bantu Korban Kebakaran di Mopait

Para korban terkena peluru senapan angin di bagian leher, tubuh, tangan dan kepala. Kapolsek Dumoga Timur, AKP Hanny Lukas membenarkan kejadian tersebut.

Karena situasi belum kondusif, untuk pengamanan Polres Bolmong meminta bantuan Brimob untuk ikut mengamankan situasi.

Konflik berujung tarkam ini masih merupakan rentetan tarkam bulan lalu. Persoalan dipicu iring-iringan pengantar jenasah dari Tambun yang melewati Desa Dumoga sambil membunyikan gas kendaraan.

Baca Juga:   Yasti Hadiri Halal bi Halal di Kopandakan 2

Aksi pengruskan mobil dan rumah tak terelakkan dari kedua belah pihak dan berbuntut saling dendam hingga saat ini.

Jhay Yambat

Close