Polres Adang Massa Bersenjata Tombak dan Parang

SATUBMR, DUMOGA– Belum lama kesepakatan damai antara Desa Tambun dan Kelurahan Imandi, perkelahian dua desa bertetangga ini kembali Memanas. Dua kelompok massa, Jumat siang hingga malam saling bersitegang.

Dengan membawa senjata tajam dan senapan angin, kedua kelompok massa ini saling serang. Polisi yang sejak sepekan bersiaga, terus menenangkan massa.

Kapolres Kotamobagu, AKBP Gani Fernando Siahaan SIK MH, langsung memimpin anggota untuk menghalau massa kedua kelompok tersebut yang semuanya sudah dengan barang tajam.

Baca Juga:   Tikam Saudara Sendiri, Ini Ancaman Hukuman Bagi Pelaku Pembunuhan di Dumoga

Saat ditemui, Kapolres mengatakan, kejadian tersebut bermula saat warga Imandi dianiaya warga Tambun dengan cara ditikam.

“Tadi sore sudah berkumpul untuk saling serang,” ungkap Kapolres, Jumat (06/09/2019).

Kapolres berharap kerja sama pihak pemerintah, tokoh agama tokoh masyarakat meredam agar aksi saling serang tidak lagi berlanjut. Pihak Polres juga akan siaga sampai situasi benar-benar aman.

Baca Juga:   IPDA Irfandi: Narkoba Pembunuh, Pelan Tapi Pasti

Sejak dahulu, dua desa ini memang sering tarkam. Pemicunya tidak lain karena salah paham personal antar pemuda hingga merembet ke masalah antar kampung. Kesepakatan telah berkali-kali dilakukan, namun itu tak memadamkan api dendam antar warga di sana.

Jhay Yambat

Close