Pejabat Bolmong tak Tuntaskan Masalah Aset, Terbukti Diganti

SATUBMR,BOLMONG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolaang Mongondow (Bolmong) dipimpin Hj Dra Yasti Soepredjo Mokoagow, terus melakukan reformasi birokrasi. Termasuk pejabat yang lambat melakukan instruksi penuntasan masalah asset.

Apalagi, persoalan asset inilah yang membuat Pemkab diganjar opini disclaimer di beberapa tahun terakhir. Namun, hingga awal tahun 2020, persoalan tersebut mulai teratasi. Sinyalemen perbaikan mulai terlihat.

Sekretaris Daerah, Tahlis Galang SIP MM, mengungkapkan capaian penuntasan asset telah mencapai 97 persen, artinya tersisa 3 persen yang masih dalam proses penuntasan, termasuk 40 persen asset yang masih ada di daerah pemekaran Bolmong waktu itu.

Baca Juga:   Satu Korban Tambang Longsor Ditemukan

Menariknya, pejabat lambat menuntaskan masalah ini akhirnya lengser, sesuai janji bupati di tahun 2019 lalu. “Pejabat yang tidak mampu menelusuri masalah asset, akan diganti,”tukas Yasti dalam sambutannya.

Senin 10 Januari 2019, Yasti mencopot Plt Kepala Dinas Kesehatan dr Sahara Albugis, digantikan oleh dr Erman Paputungan. Pergantian tersebut diduga terkait capaian terendah dinas tersebut dalam penuntasan aset. Sekda Tahlis Gallang tak menampik soal itu, saat dikonfirmasi satubmr.com, Kamis (15/1/2020).

Baca Juga:   Mahasiswa Lolayan Tolak Koperasi Madiow Potolo

Tak hanya itu, pejebat eselon tiga dan empat, tak luput dari reward and punishment. Ada yang naik jabatan, ada juga yang turun dari 154 pejabat yang diroling pada Jumat pekan lalu.

Bupati Bolaang Mongondow dalam sambutannya berharap, pelantikan pejabat struktural dilingkungan Pemerintah Kabupaten Bolmong dapat dijadikan semangat baru pagi para pejabat yang di lantik.

Bupati menegaskan kepada pejabat yang dilantik agar dapat menjalankan amanah berdasarkan tugas pokok dan fungsi yang melekat pada pejabat tersebut.

Red

Close