SATUBMR, Jakarta — Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mengingatkan potensi terjadinya fenomena El Nino ekstrem yang kerap disebut sebagai “El Nino Godzilla”, yang dapat berdampak signifikan terhadap kondisi cuaca di Indonesia, Selasa 24 Maret 2026.
Peringatan tersebut disampaikan menyusul indikasi perubahan pola iklim global yang berpotensi memicu peningkatan suhu dan penurunan curah hujan di sejumlah wilayah.
BRIN menjelaskan, fenomena El Nino dengan intensitas kuat dapat menyebabkan musim kemarau lebih panjang dan kering dari biasanya.
Kondisi ini berisiko memicu kekeringan, berkurangnya pasokan air bersih, hingga potensi kebakaran hutan dan lahan.
Selain itu, sektor pertanian juga diperkirakan terdampak akibat berkurangnya ketersediaan air, yang dapat memengaruhi produktivitas tanaman pangan.
BRIN mengimbau pemerintah daerah dan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan serta melakukan langkah antisipasi sejak dini, seperti pengelolaan sumber daya air secara bijak dan kesiapan menghadapi kemungkinan kekeringan.
Masyarakat juga diminta untuk terus memantau informasi cuaca dan iklim dari instansi terkait guna mengurangi risiko dampak yang ditimbulkan dari fenomena tersebut.












