Menyaksikan Seni Baleganjur tak Perlu ke Pulau Bali

SATUBMR,BOLMONG – Perayaan Hari Raya Galungan dan Kuningan tahun 2018 bagi umat Hindu di Bolaang Mongondow berlangsung hikmat. Berbagai kegiatan dilakukan warga. Salah satunya Festival Baleganjur.

Festival Seni Baleganjur merupakan tradisi seni umat Hindu. Biasanya untuk menyaksikan seni ini, kita harus ke Pulau Bali, tentu dengan ongkos yang mahal. Dengan diselenggarakan Baleganjur di Desa Werdhi Agung, Dumoga Tengah, Bolmong ini dapat dijadikan destinasi sekaligus ikon wisata Bolmong.

Festival ini dibuka langsung oleh Bupati Bolaang Mongondow, Dra Yasti S Mokoagow, Kamis (27/12/2018). Dalam kesempatan itu Yasti memberikan apresiasi atas festival tersebut.

“Saya menyambut positif Festival Baleganjur. Ini memberikan efek positif bagi pemerintah dan masyarakat di Bolaang Mongondow, karena kegiatan seperti ini jarang  bisa kita saksikan secara langsung kecuali harus berangkat berwisata ke pulau Bali,” tukas Bupati Yasti.

Baca Juga:   PENGUMUMAN KPU BOLAANG MONGONDOW

Sementara itu, Ketua Parisada Bolmong  Ir. I Nyoman Sukra mengatakan, tujuan dilaksanakan Festival ini untuk menjalin silaturahmi antar umat  Hindu dan antar umat beragama.

Fesival ini dihadiri ratusan orang peserta dan warga yang ingin menyaksikan secara langsung pelaksanaan Baleganjur.

Ilustrasi Parade Baleganjur 2012 di Bali. Sumber: http://potretbali.blogspot.com

Baleganjur berasal dari kata Bala dan Ganjur.Bala berarti pasukan atau barisan,Ganjur berarti berjalan.Jadi Balaganjur yang kemudian menjadi Baleganjur yaitu suatu pasukan atau barisan yang sedang berjalan,

Gamelan Baleganjur pada awalnya difungsikan sebagai pengiring upacara ngaben atau pawai adat dan agama.Tapi dalam perkembangannya,sekarang peranan gamelan ini makin melebar.Kini gamelan baleganjur dipakai untuk mengiringi pawai kesenian,ikut dalam iringan pawai olahraga,mengiringi lomba layang-layang,dan ada juga yang dilombakan.

Baca Juga:   Tempat Wisata Baru di Bolmong yang Wajib Anda Kunjungi
Ilustrasi Baleganjur 2012 di Bali. Sumber http://potretbali.blogspot.com

Baleganjur adalah sebuah ensamble yang merupakan perkembangan dari gamelan bonang atau bebonangan.Baik dari segi instrumentasinya maupun komposisi lagu-lagunya.

Bonang atau bebonangan adalah sebuah barungan yang terdiri dari berbagai instrument pukul(percussive) yang memakai pencon seperti reong,trompong kajar,kempli,kempur,dan gong.

Gamelan bonang memakai dua buah kendang yang dimainkan memakai panggul cedugan. Dalam lontar Prakempa disebutkan bahwa gamelan bonang dipakai untuk mengiringi upacara Ngaben. Sama kasusnya dengan gamelan baleganjur yang pada umumnya dipakai untuk mengiringi Upacara Ngaben.

 

Reporter: Jhay Yambat

 

Close