MANADO, SATUBMR.COM— Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus Komaling, menegaskan komitmennya untuk menjaga stabilitas keamanan, memperkuat toleransi, serta mendorong kesejahteraan masyarakat sebagai fondasi utama pembangunan daerah.
Menurutnya, kepercayaan masyarakat Sulawesi Utara untuk memimpin daerah menjadi amanah besar yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.
Ia menegaskan bahwa pengalaman hidup dan perjalanan kariernya telah membentuk karakter kepemimpinan yang tegas, namun tetap menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan.
“Saya telah dipercaya oleh rakyat Sulawesi Utara untuk memimpin provinsi yang penuh keberagaman ini. Pengalaman hidup membentuk karakter kepemimpinan saya yang tegas namun selalu berpijak pada nilai kemanusiaan,” ujar Yulius, Rabu, (4/3/2026).
Ia menilai, kekuatan utama daerah ini terletak pada semangat persaudaraan yang dikenal dengan falsafah “Torang Samua Basudara”, yang selama ini menjadi perekat kehidupan sosial masyarakat.
Semangat tersebut, kata dia, tercermin dalam berbagai kegiatan budaya yang melibatkan seluruh lapisan masyarakat, seperti perayaan Cap Go Meh 2577 Kongzili yang digelar pada 3 Maret 2026 lalu.
“Perayaan budaya bukan hanya tradisi satu kelompok, melainkan pesta rakyat yang memperkuat fondasi toleransi dan persatuan kita,” katanya.
Lebih lanjut, Gubernur menegaskan bahwa stabilitas keamanan serta keharmonisan antarumat beragama dan antarbudaya merupakan modal penting dalam mendorong kemajuan daerah.
Menurutnya, kondisi daerah yang aman dan kondusif akan membuka peluang lebih besar untuk menarik investasi serta meningkatkan pertumbuhan ekonomi yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.
Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat, mulai dari tokoh masyarakat, pemangku kepentingan, hingga aparatur negara, untuk bersama-sama menjaga kerukunan serta mendukung pembangunan daerah.
“Dengan kerja sama semua pihak, kita akan menjadikan Sulawesi Utara sebagai provinsi yang aman, rukun, dan makmur, di mana setiap warga dapat merasakan manfaat pembangunan secara adil,” pungkasnya.











