Lima Pekerja Tambang Tradisional di Tanoyan Ditemukan Tewas

SATUBMR,LOLAYAN– Lima orang penambang di Desa Tanoyan, Kecamatan Lolayan, Bolaang Mongondow, Sulawesi Utara, tewas di lubang galian tambang. Kelima pekerja tersebut ditemukan tewas dikedalaman 30-40 meter, Senin (24/12/2018).

Kanit Reskrim Polsek Lolayan Aiptu Fadly Pampaile saat dihubungi pukul 15.30  membenarkan kejadian tersebut. Menurut Fadly saat ini kelima korban sudah ditemukan dan langsung dibawa ke rumah duka masing-masing. Kelima korban merupakan warga Desa Tanoyan Selatan.

Baca Juga:   Kecelakan Maut di Tumuyu, Satu Orang Tewas

“Saya sedang di lokasi. Satu orang sudah di visum et repertum. Kelima korban bekerja di tambang milik MM dan DM alias Mama Opang di Lingkobungon. Diduga mereka tewas karena zat asamtukas Fadly. Korban masing-masing bernama Rojak alias ojeng, Riki, Edong, Andol dan Ikong.

Baca Juga:   Mengaku Tak Takut Polisi, Pria Ini Lakukan Penganiayaan

Informasi yang diperoleh, kelima korban tewas sekitar pukul 14.00 Wita. Warga yang mengetahui kejadian langsung melakukan pencarian. Tidak lama kemudian, para korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Desa Tanoyan dikenal daerah yang menghasilkan emas melimpah. Di desa ini, rata-rata warga bermatapencaharian sebagai penambang tradisional. Warga rela bertaruh nyawa untuk kehidupan ekonomi mereka.

 

Reporter: Jhay Yambat

Close