Kotamobagu

Ketua TP-PKK Kotamobagu Dukung Gerakan Pangan Murah di HUT ke-116

×

Ketua TP-PKK Kotamobagu Dukung Gerakan Pangan Murah di HUT ke-116

Sebarkan artikel ini
Ketua tim penggerak PKK Kotamobagu ny Rinda Gaib Mokoginta SE.M.Ec.Dev mengunjugi stand penjualan gerakan pangan murah, di alun-alun Bokihotimbang, Senin (12/1/2025).

KOTAMOBAGU, SATUBMR.COM — Dinas Ketahanan Pangan Kota Kotamobagu bekerja sama dengan Tim Penggerak PKK (TP-PKK) Kota Kotamobagu, menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) Mandiri.

Kegiatan tersebut berlangsung di Alun-alun Boki Hontinimbang, Kota Kotamobagu, Senin (12/1/2025).

Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, mulai Senin hingga Rabu (12–14 Januari 2026).

GPM Mandiri ini merupakan bagian dari rangkaian launching Hari Ulang Tahun (HUT) ke-116 Kota Kotamobagu.

Sekaligus menjadi langkah strategis Pemerintah Kota Kotamobagu dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan di tingkat masyarakat.

Antusiasme masyarakat terlihat dari membludaknya warga yang memadati lokasi kegiatan.

Sejumlah komoditas kebutuhan pokok bahkan habis terjual hanya dalam waktu sekitar dua jam sejak kegiatan dimulai.

Mencerminkan tingginya kebutuhan masyarakat terhadap bahan pangan dengan harga terjangkau.

Ketua TP-PKK Kota Kotamobagu, Ny. Rindah Gaib Mokoginta, mengatakan bahwa pasar murah tersebut bertujuan untuk membantu meringankan beban keluarga, khususnya dalam pemenuhan kebutuhan pangan pokok sehari-hari.

“Pasar murah ini kami laksanakan untuk membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau. Ini juga merupakan bagian dari kontribusi TP-PKK dalam menyukseskan rangkaian HUT ke-116 Kota Kotamobagu,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, sejumlah komoditas pangan strategis dijual dengan harga di bawah harga pasar.

Di antaranya beras SPHP seharga Rp11.400/kg, sebanyak 500 kg, minyak goreng Minyak Kita Rp15.000 per liter sebanyak 120 liter.

Gula pasir Rp16.000/ kg, sebanyak 50 kg, bawang putih Rp32.000/ kg, sebanyak 25 kg, bawang merah Rp36.000/kg sebanyak 25 kg.

Cabai rawit Rp20.000/ kg sebanyak 35 kg, serta telur ayam Rp2.200 per butir sebanyak 300 butir. Seluruh komoditas tersebut ludes terjual dalam waktu sekitar dua jam.***