KOTAMOBAGU, SATUBMR.COM — Wali Kota Kotamobagu, dr. Weny Gaib, memimpin Apel Perdana Aparatur Sipil Negara (ASN) Tahun 2026 yang digelar di Alun-alun Boki Hontinimbang, Senin (5/1/2026).
Dalam apel tersebut, Wali Kota memberikan teguran keras terkait kedisiplinan ASN, sekaligus menyerahkan Surat Keputusan (SK) kepada 378 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu Tahun 2026.
Meski mengawali sambutan dengan ucapan Selamat Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, suasana apel berubah, ketika Wali Kota menyoroti rendahnya tingkat kehadiran ASN.
Dari hampir 4.000 ASN di lingkungan Pemerintah Kota Kotamobagu, kehadiran fisik peserta apel hanya berkisar 60 hingga 70 persen.
“Mulai tahun ini, kejadian-kejadian yang tidak kita inginkan tidak boleh terulang kembali. Disiplin bukan hanya soal seragam, tetapi kehadiran. Saya minta pimpinan OPD bertanggung jawab penuh. Sanksi tegas menanti mereka yang bolos tanpa alasan jelas,” tegasnya.
Wali Kota juga mengingatkan kembali filosofi dasar ASN sebagai pelayan publik.
Menurutnya, meskipun pemerintah tetap memperjuangkan hak-hak ASN di tengah efisiensi anggaran, hal tersebut harus dibalas dengan integritas dan tanggung jawab tinggi.
“Kita ditugaskan oleh negara dan digaji oleh masyarakat. Kehadiran kita adalah untuk pengabdian. Jangan sampai masyarakat datang ke kantor, tetapi tidak mendapatkan pelayanan karena petugasnya tidak berada di tempat,” ujarnya.
Selain menyoroti disiplin kerja, Wali Kota juga menginstruksikan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk mempercepat pelaksanaan program prioritas.
Meski anggaran tahun 2026 mengalami efisiensi, ia menegaskan bahwa hasil kerja harus tetap maksimal.
Koordinasi antar-OPD diminta untuk terus ditingkatkan, penyelesaian program harus tepat waktu, serta pelayanan publik wajib dilakukan secara cepat, tepat, dan tanpa birokrasi yang berbelit-belit.
Agenda apel ini turut dirangkaikan dengan penyerahan SK kepada 378 PPPK Paruh Waktu.
Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota memberikan apresiasi khusus kepada para pegawai yang tetap setia mengabdi meski akan memasuki masa pensiun pada Oktober mendatang.
“Ini adalah bentuk pengabdian yang luar biasa. Saya berharap para penerima SK dapat segera bekerja dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat Kota Kotamobagu,” pungkasnya.***











