IKA Unhas Siapkan Garansi Bila Alumninya Jadi Menteri Jokowi

SATUBMR,JAKARTA- Alumni perguruan tinggi diharapkan tidak hanya sekedar memberikan kontribusi untuk kampusnya saja, namun harus terpicut agar menjadi panutan masyarakat dengan pemikiran untuk membangun bangsa Indonesia.

“Dan hubungan alumni tidak hanya sekedar emosional saja, yang terpenting adalah membangun soliditas dan terbentuknya jaringan sesama alumni antar fakultas kampus maupun lintas perguruan tinggi,” ujar Muhammad Ismak, Ketua Umum Alumni Universitas Hasanuddin (IKA-Unhas) Jabodetabek kepada wartawan jelang pelantikan pengurus baru akhir pekan ini di Sentul, Jawa Barat.

Dikatakan Ismak, Unhas yang merupakan perguruan tinggi terbesar di Indonesia bagian timur harus optimisme bagi alumninya untuk bisa bersaing yang terbaik di kancah nasional maupun nasional. Makanya, kata Ismak, jejaring alumni harus lebih intensif dan tidak berjalan sendiri-sendiri dengan kepentingannya.

Agar alumni Unhas punya peran penting dalam semua bidang, Ismak mengatakan, telah merancang beragam program, seperti career day. Program ini sudah dilaksanakan dan akan dibuat lagi gaungnya lebih besar. Misalnya ada diskusi, pelatihan dan lain sebagainya.

Baca Juga:   Rupiah Tangguh Hadapi Penguatan Dollar AS

“Bagi alumni yang telah membangun bisnisnya dapat memperkenalkan kepada mahasiswa Unhas yang sedang belajar, sehingga dapat memberikan motivasi. Kemudian juga membuka peluang bagi riset-riset yang sedang dikerjakan oleh kampus disinergikan dengan alumninya,” ujar Ismak.

Menurut Ismak, memang tidak mudah menjalin komunikasi sesama alumni dengan berbagai pemikiran yang berbeda-beda. Namun dari perbedaan itulah, justru akan memperkaya ide-ide dan akhirnya malah mempererat pandangan masa mendatang. “Kita harus memberikan contoh tentang bagaimana guyubnya alumni kampus lain. Bagaimana ikatan alumni kampus lain bisa mempunyai dana abadi hingga puluhan milyar,” ujarnya.

Baca Juga:   Asal Usul Orang Indonesia

Alumni Unhas, ujar Ismak, sudah sangat luar biasa berada pada posisi penting pemerintahan. Bahkan secara historis, justru menjadi panutan masyarakat Indonesia. Sebut saja misalnya Almahum Baharuddin Lopa, siapa yang tak kenal dengan sosok penegak hukum. Dan cara pandang ini Lopa pasti diikuti jejaknya oleh generasi Unhas sekarang.

“Dari Unhas tidak hanya piawai sebagai penegak keadilan, pemikir-pemikir sektor kelautan dan perikanan juga jangan diremehkan. Karena garis keturunan kami adalah laut, maka kami sangat memahami kebutuhan dan mensejahterakan nelayan,” ujar Ismak.


Ismak menegakan, agar Presiden Joko Widodo terpilih tidak abaikan sosok dari Unhas untuk posisi penting pemerintahannya. “Dan saya sebagai Ketua IKA Unhas Jabodetabek bersama rekan alumni lainnya akan memberikan garansi tidak mengecewakan,” ujarnya. (*)

Close