Mayor Inf Burhan Sampaikan Materi Penguatan Penanganan Konflik Sosial

SATUBMR,BOLMONG – Kepala Staf Kodim 1303/Bolmong Mayor Inf Burhan, menyampaikan paparan dalam Rapat Koordinasi Penguatan Penanganan Konflik Sosial Kab Bolmong yang bertempat di Aula Asisten III Lantai 2 Kantor Bupati Bolaang Mongondow, Kamis (26/07/2018).

Dalam materinya, Kasdim 1303/Bolmong Mayor Inf Burhan, memaparkan tentang sistem keamanan nasional terdiri dari keamanan negara, keamanan internal, keamanan publik dan keamanan individu. Dipaparkan pula tentang situasi nasional dan lokal meliputi ideologi, politik, ekonomi, sosial budaya, dan pertahanan dan keamanan (Ipoleksosbudhankam).
Kasdim 1303/BM juga memaparkan tentang proxy war, yaitu perang antara dua negara atau lebih yang tidak saling berhadapan namun mengunakan pihak ketiga dan tidak bisa terlihat mana kawan dan mana lawan.

Baca Juga:   Jelang Tournamen, Babinsa Bantu Siapkan Lapangan Olahraga

“Proxy war ini dapat terjadi dalam berbagai aspek berbangsa dan bernegara, meliputi Ipoleksosbudhankam”, Tandas Kasdim Bolmong.

Ada beberapa penyebab terjadinya konflik sosial di masyarakat, diantaranya perbedaan antar individu atau kelompok, perbedaan budaya atau kultur, perbedaan kepentingan, permasalahan ekonomi, dan perubahan sosial, terangnya.
Untuk mengantisipasi terjadinya konflik tersebut, diantaranya, meningkatkan kesadaran masyarakat dalam kehidupan berbangsa dan bernegara serta pemantapan ideologi Pancasila melalui pembekalan wawasan kebangsaan.

Selesaikan dengan segera dan tuntaskan serta lokalisir setiap permasalahan yang terjadi agar tidak berkembang, dalam pelaksanaannya tentunya harus dikoordinasikan dengan intansi terkait atau para pemangku kepentingan yang ada di wilayah Bolmong, ucap Kasdim.
Kasdim berharap, semua pihak harus berupaya mengantisipasi dan mengatasi berbagai potensi ancaman yang menimbulkan konflik.

Baca Juga:   Selain Petani Padi,Serda Duwi Setiyo Dampingi Petani Sayur di Dondomon

“Semua pemangku kepentingan maupun komponen masyarakat harus bersikap,” tegasnya.

Upaya mengatasi kerawanan gangguan keamanan, dapat dilakukan melalui, persamaan persepsi tentang ancaman dan solusi mengatasinya. Yakni dengan menyamakan pola pikir, pola sikap dan pola tindak terlebih dahulu.

“Tentunya, sinergitas TNI, Polri, Pemda dan peran serta komponen masyarakat di semua level sangat diperlukan demi terpeliharanya kondusifitas wilayah,” tutup Kasdim Bolmong.

Tim

Related Articles

Close