Herson Mayulu dan Kiprah Politiknya

SATUBMR,SOSOK – Siapa tak kenal sosok satu ini. Beliau merupakan salah satu tokoh politik andal Sulawesi Utara. Hi Herson Mayulu S.IP, kelahiran 17 Oktober 1959 ini, sedang diperbicangkan banyak kalangan atas kiprah politiknya.

Diawal karirnya, Herson adalah Pegawai Negeri Sipil (PNS). Dia mengabdi 17 tahun sebagai abdi negara. Karena pergaulan dan eksistensinya di masyarakat, Herson memutuskan terjun ke dunia politik.

Dia mengawali karir politik di Partai Golongan Karya pada tahun 2005, waktu itu beliau sebagai Ketua DPD I Golkar Bolaang Mongondow, dengan jabatan sebagai Ketua Komisi C tahun 2004-2008, kemudian menjadi Wakil Ketua DPRD Bolmong hingga tahun 2009.

Pasca Bolaang Mongondow mekar, atas dorongan rakyat di kampung halamannya, Herson kemudian diusung oleh PDI-P, mencalonkan diri sebagai Bupati Bolaang Mongondow Selatan, periode 2010-2015. Sukses memimpin daerah paling selatan BMR selama lima tahun, Dia kembali terpilih untuk periode 2016-2021.

Melalui tangannya, Kabupaten ini memperoleh berbagai penghargaan, diantaranya pengelolaan keuangan daerah dengan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia, dalam lima tahun terakhir yakni 2014 sampai 2018.

Baca Juga:   TPS Roboh, Petugas KPPS ini Selamatkan Kotak Suara

Kemudian penghargaan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkum HAM) atas upaya pembinaan dan pengembangan Bolsel menjadi kabupaten yang peduli atas Hak Asasi Manusia (HAM) pada tahun 2015 dan 2016.

Menjamin rakyat sehat dan sejahtera terintegrasi dalam Jamkesda program JKN KIS pada tahun 2017, dan penghargaan dari Direktur Utama BPJS.

Keberhasilan berikut adalah Festival Teluk Tomini yang menjadi agenda Nasional dengan capaian rekor MURI pameran foto bawah laut terbanyak tahun 2017 dan peserta terbanyak.

Piagam penghargaan dari Gubernur Sulawesi Utara atas pengelolaan kinerja penyelenggaraan pemerintah daerah tahun 2016 dengan predikat sangat tinggi.

Kemudian penghargaan Universal Health Coverage (UHC) award atas pemenuhan 95 persen masyarakat dalam program JKN KIS yang diserahkan oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri).

Melalui program yang Ia canangkan, Bolsel berhasil meningkatkan angka melek huruf sampai 98 persen.

Bolsel juga merupakan daerah yang paling aktif dalam program pengentasan kemiskinan sesuai dengan visi Gubernur dan Wakil Gubernur Sulut ODSK yaitu Operasi Daerah Selesaikan Kemiskinan.

Baca Juga:   HUT Bolsel ke-11, Iskandar Ucapkan Terima Kasih ke H2M

Dibangunnya Rumah Tinggal Layak Huni (RTLH) bagi lansia dan fakir miskin sejak tahun 2016 sampai tahun 2018 yang dianggarkan melalui APBD di Dinas Sosial dan Dinas Pekerjaan Umum Bolsel.

Tidak hanya sampai disitu, di bawah tangan dingin H2M Bersinar Bolsel menjadi satu diantara daerah tujuan wisata terutama under water (bawah laut) yang menyajikan terumbu karang dan ikan yang berwarna warni.

Terlepas dari itu terkait dengan pelayanan dasar, peningkatan sarana, prasarana, pendidikan, kesehatan, dan tempat peribadatan mengalami peningkatan 92,21 persen.

Bersama beberapa program sejalan dengan visi religius yaitu Program Ibadah Subuh Bersama (PISB), pemberian insentif bagi pemuka agama, pembentukan kelompok siswa religius, pemotongan zakat seluruh ASN untuk fakir miskin dan sebagainya.

Herson yang dinobatkan sebagai tokoh pluralisme Sulawesi Utara ini kemudian mencalonkan diri sebagai Anggota DPR-RI daerah pemilihan Sulawesi Utara, dari PDI-Perjuangan. Disetiap kunjungan di Kabupaten/Kota di Sulawesi Utara, Pencetus Sholat Subuh berjamaah di Bolsel ini selalu disambut simpatisan dan pendukungnya.

Editor: Tim satubmr

Close