Dumoga Tambun Tarkam Gunakan Parang dan Panah

SATUBMR,DUMOGA– Ratusan Warga Tambun dan Dumoga, Kecamatan Dumoga, Bolaang Mongondow Sulut, saling serang, Minggu (10/11/2019).

Masing-masing mempersenjatai diri menggunakan tombak, parang dan panah wayer. Puluhan anak panah berhasil diamankan pihak kepolisian gabungan Polres Kotamobagu dan Polres Bolmong.

Hampir 3 jam aksi saling serang terus dilakukan. Akhirnya pihak Kepolisian berhasil memukul mundur kedua Massa dengan ditembakkan gas air mata pada Pukul 02.00, Senin dinihari.

Baca Juga:   Enam Orang Tertimbun di Tambang Ilegal Bakan Belum Ditemukan

Dari keterangan Kapolsek Dumoga Timur AKP Hanny Lukas, Tarkam ini terjadi karena kedua belah pihak sama-sama menuntut ganti rugi atas rumah ataupun Mobil yang rusak akibat lemparan batu beberapa waktu lalu. Diketahui sekitar 8 kendaraan milik warga tambun dan beberapa unit rumah milik warga Dumoga rusak akibat kejadian tersebut

Baca Juga:   Pemkab Bolmong Keluarkan Surat Penertiban PETI Bakan

Akibat kejadian ini warga dari kedua belah pihak menjadi korban terkena panah wayer dan saat ini sedang dalam perawatan. Belum diketahui pasti jumlah korban.

Jhay Yambat

Close