Dua Sekolah Terbakar, Siswa Panik

SATUBMR,MINSEL – Beberapa bangunan di SMP Negeri 4 dan SMA Negeri 1, di Teep, Amurang Barat, Minahasa Selatan (Minsel), Rabu (07/08/2019), sekitar pukul 10.00 WITA, terbakar.

Sedikitnya 4 rumah dinas guru dan 2 ruang kelas di SMP Negeri 4 serta 4 ruang kelas di SMA Negeri 1, hangus dilalap api.

Saksi, Fitri Mantiri (22) menuturkan, awalnya berada di depan rumah dinas guru yang ditempatinya, kemudian menuju dapur. Tiba di dapur ia melihat api disertai kepulan asap tebal. Kobaran api juga ia lihat di dapur rumah dinas guru lainnya.

Sontak, Fitri pun bergegas keluar rumah sambil berteriak kepada para tetangga dan pelajar. Saksi menambahkan, tak tahu pasti api berasal dari mana, karena saat itu panik dan langsung berlari menyelamatkan diri.

Baca Juga:   Empat Caleg DPD RI Suara Tertinggi Dapil Sulut

Saksi lain, seorang pelajar SMA Negeri 1 bernama Inka Halada (14) menerangkan, saat itu berada di dalam ruang kelas kemudian mendengar teriakan tersebut. Inka lalu melihat ke arah rumah dinas guru SMP Negeri 4 Amurang Barat, yang bagian dapurnya telah terbakar.

Inka juga tidak tahu persis asal api, namun ia melihat kobaran api yang paling besar berasal dari dapur rumah dinas guru yang ditempati Fitri Mantiri.

Hal senada juga diungkapkan Maikel Osal (38). Warga Jaga II Teep ini mendengar teriakan dari para pelajar, serta melihat kobaran api terbesar dari bagian dapur di rumah dinas guru yang ditempati Fitri. Ia pun tak bisa memastikan dari mana sumber api berasal.

Baca Juga:   Polda Sulut Gelar Pembekalan Pengamanan Pemilu 2019

Kepanikan pun melanda dua sekolah tersebut. Sejumlah guru dan pelajar berupaya mengeluarkan kursi, meja dan lemari dari dalam ruang kelas. Warga sekitar juga berusaha memadamkan api dengan peralatan seadanya.

Beberapa saat kemudian, petugas pemadam kebakaran Pemkab Minsel tiba dan langsung melakukan penanganan. Sementara personel kepolisian mengamankan TKP serta membantu pemadaman api.

Kapolres Minsel, AKBP F.X. Winardi Prabowo melalui Kapolsek Amurang, AKP Edi Suryanto membenarkan adanya peristiwa kebakaran tersebut. “Tidak ada korban jiwa, namun kerugian material diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah,” ujarnya, di TKP.

Lanjut Kapolres, penyebab kebakaran belum diketahui. “Penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan lebih lanjut,” pungkasnya. (*)

Close