Dituding Proyek “Abal-Abal” ini Kata Sangadi Abak

SATUBMR, BOLMONG-Dana Desa (DANDES) Rp 600 juta yang akan dicairkan secara bertahap di Desa Abak, Kecamatan Lolayan, Kabupaten Bolaang Mongondow, kini sementara dikelola sesuai dengan RAB.

Menanggapi tudingan dari warga bahwa proyek pembangunan pondasi keliling lapangan dan penimbunan lapangan tidak transparan, dibantah oleh Sangadi Abak, Sumitro Tungkagi.

“Tidak mungkin dana sebesar itu bisa dicairkan apabila tidak ada RAB dan di papan proyekpun sudah terpampang jelas, besar dana dan kegiatan yang tahap 1-nya hampir rampung,” kata Sangadi.

Baca Juga:   Humas PT BDL: KUD Lancar Rejeki Tidak Punya Hak Lagi

Lebih lanjut Sumitro menjelaskan, jika pelaksanaan kegiatan ini sudah sesuai aturan, pembangunannya pun sudah sesuai gambar yang diusulkan dalam rancana anggaran biaya(RAB).

“Selama ini Dandes, Desa Abak belum ada masalah dan selalu masuk zona biru,” kata Sangadi.

Baca Juga:   Dandes Abak Tidak Sesuai Juknis, Sasaran Juga Tak Jelas

Sementara itu Rifai Sani, salah satu tukang menyatakan merasa terbantukan dengan adanya proyek semacam ini, menurutnya proyek yang memprioritaskan warga setempat cukup membuka lapangan kerja dan upahnyapun sudah sesuai.

“Terima kasih kepada pemerintah karena dengan program semacam ini dirinya dan warga lain tidak repot lagi mencari lahan pekerjaan,” pungkasnya.

————-

Jhay Yambat.

Close