Bulan Februari 2020 PDIP Buka Penjaringan Balon Bupati dan Wakil Bupati Boltim

SATUBMR, BOLTIM– Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), akan memulai penjaringan Bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Boltim pada Bulan Februari Tahun 2020 mendatang di Kantor DPC PDI Perjuangan Desa Tutuyan Kecamatan Tutuyan.

Ketua DPC PDIP Boltim, Medy Lensun mengatakan penjaringan ini akan berlangsung pada bulan Februari 2020 mendatang dan PDIP terbuka bagi siapa yang akan mendaftar, ucap Medy kepada Wartawan Selasa 26/11/19.

“Ini sebagai bentuk keterbukaan PDIP kepada masyarakat, siapapun di persilakan, Nantinya ada semua di persyaratan karena itu kita membentuk tim penjaringan dan sampai sekarang PDIP Boltim belum menetapkan siapa yang akan di usung karena belum di bukanya penjaringan pendaftaran calon Bupati dan Wakil Bupati, apalagi rekomendasi itu belum ada nanti pada saat di bukanya pendaftaran dalam partai,” kata Medy.

Baca Juga:   Tiga Warga Dodap Pantai Tengelam, Satu Meninggal Dunia

“Tim verifikasi ini dari partai dan saya sendiri sebagai ketuanya, tim verifikasi akan memverifikasi semua yang telah masuk dan ini akan dilaporkan di DPD dan DPP. Nantinya yang lolos verifikasi akan diundang ke DPD dan DPP untuk melakukan berbgai rangkaian kegiatan lagi seperti interview misalnya,” tukasnya.

Ia menambahkan, apabila sudah ditetapkan sebagai calon maka yang bersangkutan wajib mengikuti aturan partai, nantinya yang sudah ditetapkan tersebut harus mengikuti sekolah partai, dan itu sudah mekanismenya, Prinsipnya PDIP nanti buka pendaftaran bulan februari, Mekanisme terbuka terbatas, Tentunya orang yang berkomitmen utk kemajuan boltim dan PDIP yang akan di usung

Baca Juga:   BKPSDM Boltim Raih Penghargaan Dari BKN Regional XI

“Kita melaksanakan perintah partai, dan akan siao menerima siapapun yang ingin mendaftar karena terbuka utnuk umum, Nantinya bisa yang bersangkutan dan diwakilkan, yang terpenting mengembalikan formulir, nantinya yang akan diusulkan minimal dua pasangan calon, namun untuk pendaftaran secara perorangan diperbolehkan dan untuk partai sendiri punya kader, yang nantinya akan di usung juga tidak mungkin kita yang punya partai hanya jadi penonton.kata medy, Jika memang mendaftar untuk perorangan kita tetap terima formulir nya nanti ada tim verifikasi lagi,” tutupnya.(fiki)

Close