SATUBMR,BOLSEL- Keberhasilan pembangunan nasional tidak hanya bergantung pada perencanaan di pusat, melainkan pada eksekusi yang presisi di daerah. Untuk maksud ini, pemerintah pusat menggelar Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah Tahun 2026. Agenda krusial ini adalah forum tahunan tertinggi yang memfasilitasi koordinasi langsung antara Presiden, Jajaran Kabinet, dan Kepala Daerah seluruh Indonesia untuk menyelaraskan visi pembangunan nasional.
Bupati H. Iskandar Kamaru SPt, MSi dan Wakil Bupati Deddy Abdul usai mengikuti acara tersebut di Sentul International Convention Center (SICC), Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (2/2/2026).

Kegiatan dibuka langsung oleh Presiden RI Prabowo Subianto dan dihadiri oleh 4.453 peserta yang terdiri dari pimpinan kementerian/lembaga,jajaran Menteri Kabinet, Kepala Daerah, pimpinan DPRD, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta unsur terkait dari seluruh Indonesia.
Menurut Bupati Iskandar, dalam Rakornas ini pemerintah pusat memberikan penekanan khusus pada percepatan implementasi program prioritas Presiden. Fokus utama mencakup
Kedaulatan Pangan dan Energi: Mendorong daerah untuk memaksimalkan potensi lokal guna mendukung ketahanan nasional.
Pertumbuhan Ekonomi 8%: Strategi kolaborasi lintas sektor untuk mencapai target pertumbuhan ekonomi yang inklusif.
Efisiensi dan Tata Kelola: Peningkatan koordinasi untuk menjembatani antara kebijakan di level pusat dengan pelaksanaan teknis di lapangan.

Respons Cepat Isu Strategis: Penanganan inflasi, stunting, dan kemiskinan ekstrem yang membutuhkan intervensi terpadu.
Keberlanjutan Pembangunan: Menjamin program yang berjalan memberikan dampak jangka panjang bagi kesejahteraan masyarakat.
Sinergi Lintas Sektor: Memastikan dinas di daerah dan kementerian di pusat bergerak dalam irama yang sama.
Atas hal tersebut, duet pimpinan daerah ini menyatakan kesiapan Pemkab Bolsel untuk menyelaraskan kebijakan daerah dengan visi besar pemerintah pusat.
“Kehadiran kami di sini adalah bentuk komitmen untuk memastikan bahwa program-program prioritas nasional dapat terakselerasi dengan baik di daerah. Kuncinya adalah penguatan sinergi lintas sektor agar kebijakan tidak hanya berhenti di atas kertas, tetapi memberikan dampak nyata bagi masyarakat Bolsel,” ujar Bupati. Iskandar.
Wabup Deddy menambahkan bahwa Pemkab Bolsel akan segera melakukan langkah-langkah koordinasi internal untuk menindaklanjuti poin-poin strategis yang disampaikan oleh Presiden dan para Menteri terkait, terutama dalam hal peningkatan layanan publik dan pembangunan berkelanjutan menuju Indonesia Emas 2045.
“Tentu, kami akan segera melakukan langkah-langkah koordinasi internal untuk menindaklanjuti poin-poin strategis yang disampaikan oleh Presiden dan para Menteri dalam acara tadi,” ucap Wabup Deddy.
Duo top eksekutif ini berharap melalui Rakornas diharapkan tercipta kesamaan visi dan langkah konkret guna memastikan keberhasilan program pembangunan yang berkelanjutan dan berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat.
Turut hadir dalam kegiatan, Kapolres Bolsel AKBP Kuntadi Budi Pranoto, Ketua DPRD Ir. Ariffin Olii dan unsur Forkopimda lainnya.
Sebagai informasi, rakornas diakhiri dengan pembacaan hasil kegiatan oleh Wakil II Mendagri dan ditutup secara resmi oleh Wapres Gibran Rakabuming Raka.
Ayub











