BOLSEL, SATUBMR.COM- Gubernur Yulius Selvanus Komaling (YSK) akhirnya angkat bicara soal kepastian jabatan Sekretaris Provinsi (Sekprov) Sulawesi Utara.
Di sela peresmian hunian tetap (Huntap) bagi warga terdampak erupsi Gunung Ruang di Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel), Jumat (13/2/2026), YSK memberi sinyal kuat bahwa posisi Sekprov definitif segera ditetapkan.
Dalam kesempatan tersebut, nama Tahlis Galang disebut akan kembali menduduki jabatan Sekprov secara definitif dalam waktu dekat.
Di hadapan masyarakat dan jajaran pemerintah daerah, YSK menegaskan komitmen politiknya terkait keterwakilan wilayah Bolaang Mongondow Raya (BMR) di jabatan strategis Pemerintah Provinsi Sulut.
“Karena janji politik saya dulu akan saya buktikan. Bahwa belum pernah ada Sekprov dari BMR,” ujar YSK.
Saat ini, jabatan Sekprov masih berstatus Pelaksana Harian (Plh). Menurut Gubernur, perpanjangan masa tugas Plh telah dilakukan dua kali dan secara aturan tidak diperkenankan untuk ketiga kalinya.
“Kemarin sudah perpanjangan dua kali Plh Sekprov, aturannya tidak boleh tiga kali. Maka harus transit dulu,” jelasnya.
Ia menambahkan, masa transisi tersebut hanya bersifat sementara sebelum penetapan pejabat definitif dilakukan.
Di sisi lain, proses seleksi terbuka calon Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Utara tengah berjalan menggunakan sistem Manajemen Talenta Aparatur Sipil Negara (ASN).
Saat ini tercatat sembilan pejabat Eselon II di lingkungan Pemprov Sulut mengikuti tahapan seleksi jabatan Sekprov.
Seleksi tersebut merupakan bagian dari mekanisme resmi sesuai ketentuan perundang-undangan.
Namun, sinyal politik yang disampaikan Gubernur dinilai semakin menguatkan peluang Tahlis Galang untuk kembali menduduki jabatan Sekprov secara definitif.
YSK bahkan memastikan waktu penetapan tidak akan lama. Ia menyebut, dalam kurun waktu tidak lebih dari dua pekan, Tahlis Galang akan kembali dilantik.
“Saya pastikan tidak akan lebih dari dua pekan, dia (Tahlis Galang) akan jadi definitif lagi,” tegasnya.***











