Desa Tanjung Buaya Rekrut 64 KK Penerimah BLT, Ini Penjelasan Sangadi Romi

SATUBMR.BOLMUT- Menindak lanjuti Surat edaran Mentri Desa, mengenai Bantuan Langsung Tunai (BLT) kepada warga yang terdampak pandemi Covid-19 ini, Kepala Desa Tanjung Buaya Romi Lantapa merekrut 64 Kepala Keluarga (KK) untuk penerima BLT.

Hal ini disampaikan Romi Lantapa saat ditemui media ini, Jumat (9/5/2020). Ia mengatakan, dari 113 KK yang ada di Desa Tanjung Buaya hanya 64 KK yang masuk penerima BLT Dana Desa.

“Sebenarnya, sebelum ditetapkan 64 KK, ada 72 KK yang masuk, api dikurangi 8 KK, yaitu perangkat desa, karena seusai surat edaran, perangkat desa tidak bisa menerima BLT,” kata Romi.

Baca Juga:   Semarakkan Idul Fitri, Pemuda Desa Tanjung Buaya Gelar Berbagai Lomba

Romi juga menjelaskan, dari 113 KK yang ada di Desa Tanjung Buaya, tidak semua masuk di BLT DD, ada yang masuk di Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), dan BLT APBN.

“Jadi dari 113 KK yang ada di Desa Tanjung Buaya, ada 64 KK yang masuk di BLT DD,  ada 31 KK data dari Dinas Sosial yang masuk di BLT APBN, dan 15 KK masuk dalam penambahan kuota dari Kabupaten,” ungkap Romi.

Baca Juga:   Sangadi Romi Salurkan BLT 600 Ribu Per KK

Lanjut Romi, semua sudah didata, kecuali yang meninggal tidak masuk dalam data, namanya masih tinggal di Desa ini, tetap masuk dalam data. 

“Ini tujuanya untuk meringankan beban masyarakat, jadi pada dasarnya di Desa ini tidak ada yang terlewatkan, hanya pembagianya yang terpilah-pilah,” tukasnya.

Terinformasi juga, anggaran yang ada sekitar 184 juta lebih, itu terbagi untuk penanganan Covid-19, BLT dan Dana tak terduga.

Basir

Related Articles

Close