KPU Bolmong: Pengumuman Diganti Karena Tanggapan

Siaran Pers

SATUBMR, BOLMONG– Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Bolaang Mongondow, mengubah Pengumuman Daftar Calon Sementara (DCS), karena ada tanggapan.

Hal ini disampaikan Ketua KPU Kabupaten Bolaang Mongondow, Fahmi Ghazali Gobel, melalui rilisnya, Selasa (14/8/18).

Menurutnya, perubahan itu karena ada kesalahan penulisan, dan ditanggapi partai politik maupun warga yang telah melihat pengumuman.

“Misalnya tadi (Selasa, red), LO dari Partai PPP datang ke KPU Bolmong, karena di Dapil 2 dan Dapil 6 ada kesalahan penulisan jenis kelamin yang harusnya laki-laki,” terang Fahmi.

Dijelaskan, soal Partai Demokrat di Dapil 2 nomor urut 7 itu diganti karena status TMS. Padahal, pada tanggal dua belas kami mengundang LO Parpol untuk hadir di Kantor KPU Bolmong dalam rangka penempelan pengumuman secara bersama-sama agar disaksikan oleh Parpol sekaligus bila ada kesalahan dalam penulisan langsung dikoreksi sebelum ditempelkan.

Baca Juga:   Nova: Penetapan Pemenang Pilwako Menunggu Surat Dari MK

“Rakor itu juga bersamaan penyerahan Keputusan KPU Bolmong tentang DCS. Sayangnya, dari Demokrat tidak mengirim utusan. Tapi untuk Dapil dua Partai Demokrat sudah diperbaiki dan diumumkan tanggal 14/8 baik yang ditempel di papan pengumuman KPU Bolmong maupun media online.

Tapi di Media cetak belum dapat diganti karena sudah proses cetak pada saat kami mengetahui informasi tersebut,” jelas Fahmi.

Dijelaskan lagi, soal pengumuman di salah satu media cetak edisi tanggal 13/8, tidak tercantum pertai Demokrat, tapi itu murni kekeliruan redaksi media tersebut, dan sudah diklarifikasi pada edisi tanggal 14/8.

Baca Juga:   Pengumuman Daftar Calon Sementara (DCS) Anggota DPRD Kabupaten Bolaang Mongondow Pada Pemilu 2019 Dapil II

“Sudah diklarifikasi di media cetak tersebut,” kata Fahmi.

Begitupun untuk Dapil 2 partai PKB dan Dapil 6 Partai Bulan Bintang, sudah dilakukan perubahan dan telah diumumkan.

“Jadi rata-rata perubahan itu dii jenis kelamin. Sementara, khusus PBB yang diganti nomor urut dua adalah penulisan marganya,” jelasnya lagi.

Fahmi pun memohon permakluman karena ada kekeliruan namun sudah langsung diperbaiki. Dan bila masih ada tanggapan, secepatnya kami akan respon.

“Yang pasti itu ada kekeliruan bukan unsur kesengajaan. Dan kita langsung perbaiki,” katanya.


Tim satubmr

Related Articles

Close