Katanya Tidak, Tapi Nyatanya Ada

SATUBMR,BOLMONG- Pertambangan tanpa ijin di areal PT BDL terus berlangsung.

Hal tersebut tentu tidak sesui dengan keterangan yang disampaikan oleh pihak yang mengaku perusahaan BDL yang Nyata-nyata hingga saat ini tidak mengantongi ijin pertambangan.

Data terbaru diareal tersebut ada 1 alat Excavator yang sedang menggali material dan 2 truck besar yang mengangkut material tersebut untuk dibawa ke tempat penyiraman.

“Saat ini ada kegiatan dilokasi, ada excavator dan truk pengangkut material yang sedang bekerja, ada foto dan videonya,” ungkap sumber yang meminta namanya dirahasiakan.

Aris yang mangaku sebagai Geologis di areal tersebut saat ditemui beberapa waktu lalu mengatakan, tidak ada kegiatan pertambangan, yang ada hanya kegiatan masak-masak didapur. Saat ingin melakukan peliputan di lapangan, wartawan juga tidak diijinkan masuk.

Baca Juga:   Aktivitas Tambang PT BDL, Yance Tanesia: Tolong Dibantu

“Kalo kegiatan didapur ada, untuk Pertambangan tidak ada,” kata Aris.

Disinggung mengenai pengrusakan Police Line, kata Aris dirinya tidak mengetahui hal itu padahal dari foto di TKP jelas terlihat bahwa garis polisi tersebut dirusak baik di Escavator maupun di bak pengolahan.

Selain itu keterangan dari pihak kepolisian Polsek Lolayan dan Polda Sulut juga mengatakan tidak ada aktivitas sesuai dengan fakta yang mereka temukan saat sidak di TKP. Nyatanya hingga saat ini kegiatan penambangan masih terus berlangsung.

Baca Juga:   Perusak Police Line Polda Sulut "Sakti"

“Saat ini tidak ada kegiatan di areal PT BDL,” Kata Kasubdit Tipidter yang diiyakan juga oleh Kapolsek Lolayan.

Kabid Humas Polda Sulut AKBP Julest Abas saat dikonfirmasi mengenai hal ini mengatakan masih dalam tahap Lidik.

“Masih lidik, perkembangan nanti di info,” tulisnya singkat.

Diketahui, kegiatan tersebut sempat dihentikan oleh Reskrimsus Polda Sulut, dua excavator dibawa ke Mapolsek Lolayan dan sisanya yang ada di lokasi pertambangan dipasang garis Polisi.

Related Articles

Close