KOTAMOBAGU, SATUBMR.COM– Maraknya penipuan bermodus pencatutan nama pejabat kembali menjadi perhatian serius di Kotamobagu.
Kali ini, nomor telepon yang mengatasnamakan Wakil Wali Kota, Rendy Virgiawan Mangkat, dilaporkan digunakan oleh oknum untuk menipu masyarakat, Senin, (6/4/2026).
Dalam keterangan resmi yang disampaikan pemerintah daerah, nomor tersebut dipastikan digunakan tanpa izin dan tidak memiliki keterkaitan apa pun dengan Wakil Wali Kota.
Pelaku memanfaatkan nama pejabat untuk meyakinkan calon korban, dengan modus yang kini semakin sistematis dan menyasar masyarakat luas.
Pemkot menegaskan bahwa seluruh bentuk komunikasi yang mengatasnamakan Wakil Wali Kota melalui nomor tersebut adalah palsu.
Masyarakat diminta untuk tidak merespons panggilan telepon maupun pesan WhatsApp dari nomor mencurigakan, terlebih jika disertai permintaan tertentu.
Warga juga diimbau agar tidak mudah percaya terhadap pesan yang membawa nama pejabat daerah, apalagi jika berujung pada permintaan uang, bantuan, atau informasi pribadi.
Modus seperti ini kerap memanfaatkan kepanikan serta rasa hormat masyarakat sebagai celah untuk melancarkan aksi penipuan.
Lebih lanjut, pemerintah daerah menegaskan bahwa pejabat tidak pernah meminta bantuan dalam bentuk apa pun melalui jalur komunikasi pribadi.
Jika ada pihak yang mengaku sebagai pejabat dan meminta sesuatu, maka hal tersebut patut dipastikan sebagai upaya penipuan.
Kasus ini menjadi peringatan serius bahwa kejahatan digital terus berkembang dan dapat menyasar siapa saja.
Oleh karena itu, masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan, tidak sembarangan membagikan data pribadi, serta selalu melakukan verifikasi terhadap setiap informasi yang diterima.
Selain itu, warga diharapkan segera melaporkan kepada pihak berwenang apabila menerima komunikasi mencurigakan yang mengatasnamakan pejabat daerah. Langkah cepat dinilai penting guna mencegah jatuhnya korban lebih banyak.***












