KOTAMOBAGU, SATUBMR.COM – Usai merampungkan rangkaian Hari Raya Kulipat dan Kulipot pada Kamis, 26 Maret 2026, masyarakat Kelurahan Motoboi Kecil kembali melanjutkan tradisi tahunan dengan menggelar Hari Raya Ketupat di Pedukuan Molayak, Desa Tungoi, Jumat (27/3/2026).
Kegiatan yang dilaksanakan setelah Sholat Jumat ini dipusatkan di Masjid Babussalam, yang menjadi titik berkumpul warga untuk bersilaturahmi sekaligus menikmati hidangan ketupat bersama.
Diketahui, Pedukuan Molayak sendiri dihuni oleh sebagian besar masyarakat asal Kelurahan Motoboi Kecil, sehingga momentum ini menjadi ajang temu kangen antarwarga yang tinggal di dua wilayah tersebut.
Lurah Motoboi Kecil, Imran Lobangon, mengatakan bahwa kegiatan ini bukan sekadar tradisi, tetapi juga sarana mempererat hubungan sosial masyarakat.
“Ajang silaturahmi antara masyarakat yang tinggal di Pedukuan Molayak dan masyarakat Kelurahan Motoboi Kecil,” ujar Imran.
Ia menambahkan, pelaksanaan Hari Raya Ketupat di Molayak telah menjadi agenda rutin setiap tahun pasca Hari Raya Idul Fitri, yang selalu dinantikan warga.
Suasana kebersamaan pun terlihat kental, di mana warga saling berbagi hidangan, bercengkerama, dan memperkuat ikatan kekeluargaan lintas wilayah. Tradisi ini menjadi bukti kuatnya nilai gotong royong dan kekeluargaan masyarakat Motoboi Kecil, baik yang berada di kampung halaman maupun di perantauan sekitar wilayah Bolaang Mongondow.
Warga Motoboi Kecil Lanjutkan Tradisi Ketupat di Pedukuan Molayak












