KOTAMOBAGU, SATUBMR.COM – Warga Kelurahan Motoboi Kecil, Kecamatan Kotamobagu Selatan, akan kembali menggelar tradisi tahunan pasca Idul Fitri yang dikenal dengan “Hari Raya Kulipot & Ketupat (Kulipat)”, pada Kamis, 26 Maret 2026.
Tradisi ini menjadi momen kebersamaan masyarakat setelah merayakan Idul Fitri. Setiap warga turut ambil bagian dengan memasak berbagai menu sesuai kemampuan masing-masing, kemudian diantarkan ke titik-titik yang telah ditentukan oleh masing-masing RT.
Menariknya, perayaan Kulipat tidak hanya menjadi ajang silaturahmi internal warga, tetapi juga terbuka bagi masyarakat luas. Berdasarkan pengalaman tahun sebelumnya, siapa saja yang melintas di lokasi kegiatan dipersilakan untuk singgah dan menikmati hidangan yang telah disediakan warga.
Kegiatan ini juga mendapat perhatian dari pemerintah daerah. Pada pelaksanaan sebelumnya, Wakil Wali Kota Rendy Mangkat turut hadir meramaikan suasana dan berbaur bersama masyarakat.
Lurah Motoboi Kecil, Imran Lobangon, menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan tradisi tersebut. Menurutnya, Hari Raya Kulipat bukan hanya sekadar perayaan, tetapi juga menjadi sarana mempererat tali silaturahmi dan menjaga nilai-nilai kebersamaan di tengah masyarakat.
“Ini adalah tradisi yang sangat positif. Selain melestarikan budaya lokal, kegiatan ini juga memperkuat kebersamaan dan rasa persaudaraan antarwarga,” ujar Imran.
Dengan semangat gotong royong dan kebersamaan yang terus terjaga, tradisi Hari Raya Kulipat di Motoboi Kecil diharapkan tetap lestari dan menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat luas. (***)












