KOTAMOBAGU, SATUBMR.COM– Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Kotamobagu resmi menetapkan pelaksanaan Konferensi Daerah (Konferda) ke-IV pada 27 Maret 2026 di Hotel Sutanraja Kotamobagu.
Dengan agenda utama pemilihan Ketua PWI Kota Kotamobagu masa bakti 2026–2029.
Keputusan jadwal dan lokasi Konferda tersebut diambil dalam rapat pembentukan panitia yang dipimpin Pelaksana Tugas (PLT) Ketua PWI Kota Kotamobagu, Fahmi Gz Gobel, baru-baru ini.
Rapat membahas berbagai kesiapan teknis, mulai dari administrasi peserta hingga mekanisme penjaringan bakal calon ketua.
Sekretaris PWI Kotamobagu, Harley Rey Paputungan, mengatakan panitia telah resmi dibentuk dan mulai bekerja untuk memastikan seluruh tahapan berjalan sesuai dengan Peraturan Dasar dan Peraturan Rumah Tangga (PD/PRT) organisasi.
“Secara prinsip kami siap. Panitia sudah terbentuk dan langsung bekerja menyiapkan kebutuhan Konferda, termasuk verifikasi anggota yang memiliki hak pilih,” ujar Harley, Rabu, (25/2/2026).
Menurutnya, Konferda bukan sekadar agenda rutin tiga tahunan, tetapi momentum strategis dalam menentukan arah dan kebijakan organisasi ke depan.
Karena itu, ia berharap seluruh anggota dapat berpartisipasi aktif serta menjaga suasana tetap kondusif dan profesional.
Sejumlah nama mulai mencuat menjelang pelaksanaan Konferda.
Di antaranya Ketua incumbent Junaidi Amra, PLT Ketua Fahmi Gz Gobel, serta Owner Totabuan News, Konni Balamba.
Meski demikian, hingga saat ini belum ada pernyataan resmi dari para kandidat terkait kesiapan mereka untuk maju sebagai calon ketua.
Beberapa anggota PWI yang ditemui menyebutkan bahwa dinamika Konferda kali ini diprediksi berlangsung cukup kompetitif.
Selain pengalaman organisasi, rekam jejak serta komitmen terhadap peningkatan profesionalisme dan kesejahteraan wartawan menjadi pertimbangan utama dalam menentukan pilihan.
Konferda ke-IV PWI Kota Kotamobagu diharapkan mampu melahirkan kepemimpinan baru yang solid, transparan, dan berintegritas, sekaligus memperkuat solidaritas internal serta menjaga marwah profesi wartawan di daerah.***











