Bolmut

Kunker Kajati Sulut, Memiliki Makna Strategis Bagi Pemda Boltara

×

Kunker Kajati Sulut, Memiliki Makna Strategis Bagi Pemda Boltara

Sebarkan artikel ini

SATUBMR.BOLTARA- Bupati Bolaang Mongondow Utara (Boltara), Dr. Sirajudin Lasena, SE., M.Ec.Dev, menerima Kunjungan Kerja (Kunker) Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), Jacob Hendrik Pattipeilohy, SH., MH, bersama Ketua Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) Wilayah Sulawesi Utara, Ny. Yulis Hendrik beserta rombongan.

Kunker ini merupakan agenda perdananya di kabupaten Boltara usai di lantik sebagai Kajati Sulut pada Oktober 2025 lalu.

Di mana dalam agenda kunjungannya tersebut Kajati Sulut melaunching beberapa program prioritas Kejaksaan Negeri bekerja sama dengan Pemda Boltara. Dalam Rangka Penguatan kemandirian pangan, pengembangan industri kreatif, pengembangan sumber daya manusia, dan pemerataan ekonomi melalui ekonomi kreatif, ekonomi hijau, dan ekonomi biru. Diantaranya Jaksa Bina UMKM, Jaksa Jaga Tani, Jaksa Peduli Nelayan & Pembudidaya Ikan.

Selain itu juga, di laksanakan penyerahan sertifikat dan buku saku kepada Duta Pelajar Adhyaksa, wisata budaya, peninjauan produk-produk UMKM, pelepasan bibit ikan air tawar dan air asin serta aksi bersih-bersih pantai di kawasan wisata pantai Batu Pinagut. Kamis, 5 Februari 2026.

Dalam kegiatan ini Bupati Boltara Sirajudin Lasena dalam sambutannya menyampaikan, Kunker ini memiliki makna yang sangat penting dan strategis bagi Pemerintah Daerah.

“Selain agenda kelembagaan, kunjungan ini juga merupakan wujud nyata perhatian dan komitmen Kajati Sulut dalam melakukan pembinaan, penguatan koordinasi, serta pengawasan pelaksanaan tugas dan fungsi kejaksaan di daerah,” ujar Bupati Sirajudin Lasena.

Dalam hal ini, Pemda Boltara menyambut baik dilaksanakannya launching program prioritas Kejari Boltara sebagai wujud sinergi konkret antara Kejaksaan dan Pemda. Selain itu, akan dilaksanakan pula penandatanganan Nota Kesepahaman terkait pelaksanaan program Jaksa Bina UMKM, Jaksa Jaga Tani, serta Jaksa Peduli Nelayan dan Pembudidaya Ikan.

Lanjut Bupati Boltara, program-program tersebut memiliki arti penting dan manfaat yang nyata bagi masyarakat, khususnya dalam memberikan pendampingan hukum, perlindungan, serta penguatan kapasitas bagi pelaku UMKM, petani, nelayan, dan pembudidaya ikan, sehingga mereka dapat menjalankan aktivitas usahanya secara aman, berkelanjutan, serta sesuai dengan ketentuan peraturan-undangan.

“Program-program ini dapat berjalan secara berkelanjutan, tepat sasaran, dan memberikan dampak langsung bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat, sekaligus memperkuat budaya sadar hukum di daerah Boltara,” tutup Bupati Sirajudin dengan penuh harap.

Ilyas