Kamran Muchtar Podomi ST SH Terima Kunjungan Masyarakat Betawi

SATUBMR.JAKARTA– Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia Kamran Muchtar Podomi ST SH Dapil Sulawesi Utara dari Fraksi Nasdem menerima kunjungan dan aspirasi masyarakat Betawi.

Kamran Muchtar Podomi menerima kunjungan tersebut di ruang Fraksi Nasdem. Dalam kunjungan ini, masyarakat Betawi mempertanyakan terkait status kekhususan DKI Jakarta paska ibu kota berpindah ke IKN & sistim pemilu apakah satu tingkat atau dua tingkat.

Perwakilan dari masyarakat betawi ini meminta, ketika Ibu Kota dipindah, maka DKI harus disamakan dengan Provinsi lain yakni masing-masing wilayah harus ada Bupati, Walikota dan Dewan Perwakilan Rakyatnya.

Baca Juga:   Arah DKI Jakarta Pasca Perpindahan Ibu Kota Negara

Menanggapi hal tersebut, Politisi Nasdem Kamran Muchtar Podomi mengatakan, tentu Fraksi Nasdem menyambut baik kedatangan ataupun aspirasi dari beberapa perwakilan masyarakat tersebut.

Menurut KMP sapaan akrabnya, yang menjadi pertanyaan dibenak perwakilan masyarakat yang hadir adalah, apakah ketika Ibu Kota berpindah DKI masih tetap daerah khusus atau tidak.

“Jika khusus, khusus apa?,” Terang Kamran mengulang apa yang disampaikan oleh masyarakat betawi saat kunjungan tadi.

Lanjut Kamran, dirinya menyampaikan kepada perwakilan masyarakat, bahwa Fraksi Nasdem menerima apa yang menjadi kebutuhan masyarakat, dan nantinya Aspirasi ini akan dibawah ke Badan Legislasi untuk dibahas bersama.

Baca Juga:   Tanggungjawab Moral Partai NasDem Memperjuangkan Lembaga Adat Budaya Betawi Dalam Undang-undang DKJ

Podomi meyakini, bahwa aspirasi masyarakat betawai senafas dan sefrekwensi dengan Fraksi Nasdem. Olehnya Podomi yakin Fraksi Nasdem DPR-RI akan memperjuangkan kkeingina masyarakat betawi.

“Saya meyakini, meski Ibu Kota akan pindah namun DKI jakarta tetap daerah khusus. Misalnya Daerah khusus bisnis yang tetap mengutamakan kebudayaan,” Pungkasnya.

Jhay Yambat

Related Articles

Close