Kotamobagu

Tanggapan Pemkot Kotamobagu, Terkait Beredarnya Vidio Viral Seorang Kakek Tinggal di Gelora Ambang

×

Tanggapan Pemkot Kotamobagu, Terkait Beredarnya Vidio Viral Seorang Kakek Tinggal di Gelora Ambang

Sebarkan artikel ini

KOTAMOBAGU.- Pemerintah kota (Pemkot) Kotamobagu melalui Dinas Sosial menangapi terkait beredarnya vidio di media sosial.

Dimana vidio yang sempat viral tersebut menunjukkan seorang Kakek yang tinggal sendiri tanpa sanak saudara di kompleks Stadion Gelora Ambang Kotamobagu, Minggu (22/1/2023).

Kepala Dinas Sosial Kota Kotamobagu Noval Manoppo SE ME menjeladkan, pihaknya sudah beberapa kali berkoordinasi dengan Dinas Sosial Kabupaten Minahasa Selatan.

Terkait keberadaan Kakek tersebut yang tinggal seorang diri di Stadion Gelora Kotamobagu.

“Bersangkutan bukan merupakan warga Kotamobagu.  Sudah  pernah dijemput, namun yang bersangkutan tidak mau pulang ke kampungnya di Desa Wulurmaatus Kabupaten Minahasa Selatan,” ujar Noval.

Lebih lanjut Noval menjelaskan, Pemkot Kotamobagu sudah beberapa kali mengujungi Kakek ini dan meminta yang bersangkutan untuk kembali ke rumahnya.

“Sudah berapa kali kami jemput dan bujuk untuk mau dipulangkan kembali ke rumahnya. Awalnya yang bersangkutan mau dan bersedia diantar ke rumahnya tapi hanya beberapa hari saja, setelah itu ia kembali lagi ke Stadion Gelora Ambang,” ujarnya lagi.

Noval menambahkan, sementara untuk dirujuk ke Panti Jompo di Manado, Pemerintah Kota Kotamobagu tak memiliki kewenangan untuk mengeluarkan rekomendasi.

Namun yang bisa mengeluarkan rekomendasi untuk ke panti jompo di Manado adalah pemerintah daerah, dimana yang bersangkutan tinggal dan menetap, sehingga pihaknya terbatas dengan kewenangan ini,” lanjutnya.

“Sore tadi pihak Dinsos Kotamobagu kembali membujuk yang bersangkutan untuk mau pulang dan Kakek ini bersedia untuk kembali ke desanya.

Setelah kesekian kalinya dibujuk dan diajak bicara, yang bersangkutan sudah mau dan bersedia untuk kembali ke kampungnya.

Makanya kami langsung mengantarnya pulang. Harapan kami mudah-mudahan yang bersangkutan sudah bisa menetap kembali lagi di rumah bersama keluarganya, dan tidak lagi tinggal dan menempati Stadion Gelora Ambang,”pungkasnya.