Dekat Dengan Masyarakat, KMP Berpeluang 1 Kursi di Senayan

SATUBMR.SULUT-Perhelatan Politik pemilihan legislatif tahun 2024 boleh dibilang masih cukup lama, pertarungan khusus untuk perebutan kursi DPR RI bakalan seru. Pasalnya ada beberapa nama putra-putri terbaik BMR sudah bermunculan.

Dari nama-nama yang muncul dan sering diperbincangkan dikalangan pemerhati dan para elit politik BMR, salah satunya ada nama
Kamran Muchtar Podomi ST.

Dengan segudang pengalaman Politik, KMP singkatan dari kamran Muchtar Podomi patut diperhitungkan. Meskipun sempat gagal,  namun KMP pernah mengantongi 44. 563 ribu suara pada pileg 2019 lalu.

Dan bisa dipastikan angka tersebut akan bertambah dipileg 2024 nanti. Pasalnya hingga saat ini KMP tetap dekat dengan masyarakat.
Bahkan, dikabarkan sudah ada beberapa partai politik yang mencoba meminang KMP untuk bergabung di Parpol tersebut.

Baca Juga:   Febrianto Tangahu Yakin VAP Menang di BMR

Selain itu KMP juga bukan nama yang asing ditelinga masyarakat, karena hampir setiap hari KMP hadir di tengah-tengah masyarakat. Kamran Muchtar Podomi juga pernah menjabat salah satu pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Bolaang Mongondow.

Dengan giat aktif menyambangi kegiatan sosial kemasyarakatan, dengan modal kedekatan dengan hampir seluruh komponen masyarakat, KMP dinilai mampu menggantikan posisi Almarhum H2M yang dikagumi masyarakat Sulut khususnya BMR.

Baca Juga:   Pantau Pekerjaan di Tungoi Dua, Febrianto Tangahu: Pekerjaan Hampir Rampung

KMP mampu membawa dan memperjuangkan aspirasi masyarakat sehingga kebutuhan diberbagai sektor akan terpenuhi.

Saat dijumpai, KMP mastikan bahwa dirinya akan kembali mencalonkan diri  sebagai anggota DPR-RI.

“Itu sudah ikhtiar. Saya mencalonkan kembali, dan tentunya saya akan maju lewat Nasdem,” pungkasnya.

Perlu diketahui, selain Kamran Muchtar Podomi ada beberapa nama yang mencuat untuk maju sebagai calon anggota DPR-RI yakni Dra Hj Yasti Soepredjo Mokoagow, Drs Djelantik Mokodompit, Aditya Anugrah Moho, Sehan Salim Lanjar, Ir Tatong Bara.

Related Articles

Close