SATUBMR,MANADO – Persiapan panitia dan peserta demi suksesnya pemecahan rekor dunia-Guinness World Records (GWR)-menyelam massal di Pantai Manado, yang diselenggarakan oleh Wanita Selam Indonesia (WASI), 1-3 Agustus 2019 mendatang, terus dimatangkan.
Seperti yang dilakukan pada Sabtu (20/07). Sejak pagi hingga siang, ratusan peserta mengikuti gladi di lokasi penyelaman. Gladi yang digelar kali ini yakni rangkaian penyelam terpanjang di bawah air (570 divers most human chain).
Diketahui, sesi rangkaian penyelam terpanjang di bawah air tersebut, akan dilakukan pada hari pertama kegiatan, Kamis (01/08). Sedangkan hari kedua, Sabtu (03/08), dilakukan penyelaman massal terbanyak (3000 penyelam pria/wanita), dan pembentangan bendera merah putih terbesar (26 x 39 meter).
- Warga Toheahu Desak Gubernur Sulut Segera Tetapkan Status Wilayah Pertambangan Rakyat
- Berikut Beberapa Jalan yang Akan Diperbaiki di Era Kepemimpinan dr. Weny Gaib dan Rendy Mangkat
- Ketua DPRD Kotamobagu Hadiri Paripurna HUT ke-72 Bolmong
- NTP Sulut Februari 2026 Naik Jadi 128,50, Petani Masih di Kondisi Menguntungkan
- Warga Motoboi Kecil Lanjutkan Tradisi Ketupat di Pedukuan Molayak
Jalannya gladi yang diikuti oleh peserta dari Kota Manado dan sekitarnya ini, dipantau langsung oleh Wakapolda Sulawesi Utara (Sulut), Brigjen Pol Karyoto, didampingi sejumlah Pejabat Utama Polda Sulut. Peserta tersebut berasal dari berbagai profesi, di antaranya mulai dari masyarakat umum, mahasiswa, karyawan swasta, ASN, TNI dan Polri.
Sementara itu, Kapolda Sulut, Irjen Pol R. Sigid Tri Hardjanto melalui Kabid Humas, Kombes Pol Ibrahim Tompo kembali mengajak masyarakat Sulut untuk turut menyukseskan perhelatan spektakuler ini, sekaligus menjadi tuan rumah yang baik.
“Mari kita sukseskan pemecahan rekor dunia menyelam massal ini. Kita harus bersyukur dan bangga, karena melalui kegiatan tersebut, bisa mengharumkan nama Bangsa Indonesia termasuk Provinsi Sulawesi Utara di kancah internasional,” pungkasnya.
Tim












