SATUBMR,LOLAYAN – Keluarga korban tambang maut di Desa Bakan, Kecamatan Lolayan, Bolmong, meminta ada perwakilan keluarga menyaksikan proses evakuasi.
Menurut Awi, salah satu perwakilan keluarga asal Desa Mopusi mengatakan, harusnya ada perwakilan agar keluarga di rumah bisa tau perkembangan pencarian keluarga mereka yang masih terjebak di lokasi.
Pihak keluarga saat ini dalam keadaan syok, karena sampai saat ini salah satu korban bernama Arman Paputungan belum ditemukan. Arman dan dua orang keluarga berada di lokasi dan hingga saat ini belum ada kabar.
“Permintaan kami tidak banyak, hanya meminta ada pihak keluarga yang diperbolehkan menyaksikan proses evakuasi,” ungkap Awi.
- Berikut Beberapa Jalan yang Akan Diperbaiki di Era Kepemimpinan dr. Weny Gaib dan Rendy Mangkat
- NTP Sulut Februari 2026 Naik Jadi 128,50, Petani Masih di Kondisi Menguntungkan
- Warga Motoboi Kecil Lanjutkan Tradisi Ketupat di Pedukuan Molayak
- Pemkab Bolmong Gelar Apel Perdana Dirangkaikan HUT ke-72 Kabupaten
- Lima ABK Korban Kebakaran KM Anaya Dievakuasi, Empat Dirawat di Manado
Sementara itu, Sekertaris Daerah Kabupaten Bolaang Mongondow, Tahlis Gallang, saat ditemui di Posko Pusat Bantuan Logistik, Sabtu (02/03/2019) mengatakan, permintaan keluarga ini akan dikoordinasikan dengan pihak terkait.
“Demi keamanan dan keselamatan, nanti kita komunikasikan dengan pihak-pihak terkait,” ungkap Sekda yang turut memantau perkembangan evakuasi para korban.
Jhay Yambat












